Marhaban Ya Ramadhan!
Alhamdulillah sudah memasuki bulan Ramadhan. Tidak terasa
merasakan kembali nikmatnya bulan suci ini. Segala bentuk kenikmatan saya
rasakan betul saat bulan ini tiba. Sangat gembira dan bahagia. Saya merasakan
kebahagiaan yang berlipat, saat ulang tahun saya kemarin dekat dengan bulan
suci Ramadhan. Menginjak usia ke-21, Alhamdulillah segala nikmat telah
diberikan Allah SWT kepada saya. Salah satunya bisa merasakan kembali Ramadhan
bersama keluarga dan orang-orang tercinta.
Terima kasih Ya Allah,
Sebenarnya apa yang saya cari? Nikmatnya dunia ini lah yang
membuat saya tidak pernah berhenti bersyukur kepada Allah SWT. Pernah
merasa sedih saat tidak tahu harus
melangkah kemana. Tetapi, saya percaya bahwa Allah SWT pasti akan memberikan
yang terbaik untuk umatnya. Dengan bersyukur setiap hari, saya lebih merasakan
perasaan damai dan bahagia menjalani hidup ini. Umur bukanlah tolak ukur dari
segalanya. Mau tua atau pun muda, sama saja. Tinggal bagaimana kita bisa
mensyukuri nikmatNya dan melakukan kewajiban seorang muslim dengan baik.
Walau pun saya belum menjadi seorang muslim yang sempurna,
di umur yang sekarang, saya merasa hidup ini semakin matang. Saya yakin jalan
yang dipilihkan Allah SWT ke saya, adalah jalan yang baik. Merasakan cobaan
demi cobaan membuat saya menjadi semakin dekat denganNya. Semakin dewasa dan
mengerti akan salah dan dosa. Jujur waktu saya menulis tulisan ini, saya sedang
merasakan hati yang damai sedamai-damainya. Merasa bahagia, karena saya bisa
merasakan puasa yang kesekian kalinya.
Bagi saya, merayakan bulan Ramadhan pada bulan dimana saya
dilahirkan, adalah kado terindah yang pernah saya terima. Saya bisa memperbaiki
diri lebih baik lagi. Dan yang membuat saya girang lagi adalah sebentar lagi
saya skripsi. Rasa takut dan bahagia bercampur jadi satu. Saya masih ingat
betul ketika awal masuk perkuliahan. Segala keperluan yang merepotkan dapat
ditangani Ibu dengan baik. Hehe, Terima kasih Ibu.
Saya merasa waktu ini cepat sekali berlalu. Begitu juga
kebahagiaan dalam hidup saya terlalui begitu cepat. Kenangan-kenangan itu hanya
bisa saya lihat dalam foto saja. Saya merasa tua apabila ingat umur yang
sekarang. Haha, Tetapi, masih banyak pencapaian yang ingin saya capai. Saya
akan berjuang mati-matian membuat Bapak-Ibu tersenyum bangga karena saya.
Selama ini saya hanya bisa menjadi anak yang merepotkan, bahkan kadang-kadang
berani melawan orang tua. Balik lagi ke umur 21 tahun. Apakah masih mau menjadi
anak yang seperti itu? Bukan usia anak-anak lagi. Menurut saya, kepala dua ini,
orang harus bisa mengubah cara berfikirnya. Memang sulit menjadi seorang yang
dewasa, merubah kepribadian yang buruk menjadi yang baik. Namun, kita harus
berusaha. Dan lingkungan sekitarlah yang menjadi patokan semua itu akan terwujud.
Dan terakhir, harapan saya untuk yang akan datang. Semoga
saya tetap menjadi diri saya sendiri. Semua yang akan saya capai, berguna untuk
orang-orang sekitar saya. Menjadi anak yang lebih baik lagi untuk keluarga.
Amin.
![]() | ||
| kue ultah imut dari teman, thank you Suma :* |
![]() | ||
| pesan suara yg selalu saya terima dihari ulang tahun saya. selalu membuat terharu dan nangis. Thank you mamake :* |
![]() |
| My family |
~Life may be full of challenges but there will always be people around you
to support you in your time of need~
-Monica Ersa-




Tidak ada komentar:
Posting Komentar